[MOVIE REVIEW] The Right One

Bener gak sih, sebenarnya jodoh kita itu ada di sekitar kita. Cuma kitanya aja yang belum sadar. Film ini mencoba bercerita tentang itu.

STORYLINE :

Jack (Gandhi Fernando) dan Alice (Tara Basro) bertemu secara tidak sengaja di sebuah bar. Mereka pun ngobrol banyak hal tentang kehidupan masing-masing. Namun ternyata, tanpa mereka sadari, pertemuan itu bukan lah pertemuan pertama mereka. Bagaimanakah pertemuan-pertemuan mereka sebelumnya? Saksikan film THE RIGHT ONE!

REVIEW :

Jujur, saya agak kebingungan menceritakan storyline film ini. Tapi ya itu intinya. Daripada kamu juga bingung bacanya. Daripada malah spoiler nanti. Hahahaha. Tapi buat saya, film ini menarik. Saya suka film ini. Dengan setting yang oke (MAN! Bali gitu! Kurang oke apa coba?), gambar yang cukup cerah, serta para pemain yang cukup natural. Salah satu hal yang bikin film ini menarik adalah hampir keseluruhan filmnya menggunakan dialog berbahasa Inggris. Saya sempat kaget karena sempat “bocor” bahasa Indonesia di adegan Jack dan Alice membeli kopi dan pie apple. Agak sedikit merusak konsistensi film ini sih. Teknik penceritaan film ini juga menarik. Jika obrolan Jack dan Alice adalah awal cerita dimulai, setelah itu penonton akan diajak untuk melihat bagaimana pertemuan antara Jack dan Alice, yang tidak mereka sadari sejak di tahun-tahun sebelumnya. Saya yakin pasti ada yang pernah mengalami situasi seperti Jack dan Alice ini. Saya jadi membayangkan, jangan-jangan jodoh saya ada di sekitar saya. Dan saya sudah pernah ketemu tapi saya nggak sadar. *Yak! Mulai mengkhayal. Hahahaha* But overall, film ini menarik. Gandhi Fernando cukup oke berperan sebagai Jack yang merupakan cowok baik-baik, dan Tara Basro ini mukanya menarik banget. Seneng banget ngeliat Gandhi dan Tara di film ini. 🙂

RATES : 3 of 5 stars.

2 Responses to [MOVIE REVIEW] The Right One

  1. BenyaminReb says:

    Menurut saya, film the right one adalah salah satu film yg menunjukkan kesombongan produsernya. Saya nonton film ini gegara ga dpt tiket nonton 99 cahaya di eropa pas premierenya. jadinya film indonesia ini yg sy tonton. syang, sangat jauh dr ekspektasi. Akting para pemain biasa biasa semua, logikanya juga amburadul, wong di Indo kok pake inggris, meskipun tetep dgn latar belakang mreka keluarga bule ato apa lah… lucu aja orang bali kok namanya alice dan Jack?? alice in wonderland dan Jack Sparrow apa namanya…jadi inilah sy td katakan produsernya sombong. overall ya film yang membingungkan, cerita romantisnya juga sanagat minim menjelang membosankan. Lebay. Akhirnya hari ini nonton 99 cahaya. Mending nonton film ini dan mudah2an The Right one banyak belajar dr film 99 cahaya yang bikin cerita romantis nya ngena bangett plus dpt banyak ilmu dan inspirasi. Satu lagi, sy keganggu aja ama poster The Right One, sepasang manusia di deketnya ada vespa. Sorri banget. Tapi kalau orang denger enggak baca, rasanya itu seperti ngomong The Red One (pilihlah warna Merah kalau lu beli vespa, biar bisa pacaran)> Nah itulah message yg saya tangkap dr poster tersebut… nah loh…

    • Dimas Daniel says:

      Hai BenyaminReb.
      Terimakasih sudah berkunjung dan sudah sharing tentang kesannya menonton film ini.
      Ya sebagai penonton, kita berharap aja produksi selanjutnya akan lebih baik. 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

2 + = 4