[MOVIE REVIEW] Surga Yang Tak Dirindukan

Sukses besar Merry Riana dia akhir tahun 2014 lalu, Habibie & Ainun di tahun 2012, serta Ayat-Ayat Cinta di tahun 2008 nampaknya membuat MD Pictures percaya kalau film drama yang berasal dari buku masih mengundang banyak penonton. Termasuk film yang satu ini, Surga Yang Tak Dirindukan.

surga

STORYLINE :

Arini, seorang perempuan yang percaya kalau hidupnya adalah sebuah dongeng. Namanya dongeng, jadi ya selalu bahagia. Arini hidup bersama keluarganya, mengajar anak-anak di sebuah pesantren dengan cerita andalannya, hingga akhirnya dia berkenalan dengan Pras. Bersama Pras, Arini menciptakan dongeng baru dalam hidupnya. Menikah, punya anak, dan hidup bahagia. Sampai suatu ketika, Pras menyelamatkan seorang wanita bernama Mei Rose yang sedang kalut karena tidak jadi menikah padahal sedang hamil besar. Pras pun memutuskan untuk menikahi Mei Rose karena wanita ini nampak semakin kehilangan akal sehatnya. Tentu saja, keputusan Pras ini tidak diketahui oleh Arini. Mei Rose sebagai istri kedua pun nampak tidak menuntut macam-macam dari Pras, masih dalam tahap wajar. Sepintar-pintarnya disembunyikan, akhirnya ketahuan juga. Arini akhirnya mengetahui pernikahan kedua Pras dan langsung mendatangi Mei Rose dan langsung melabraknya. Hubungan Pras dan Arini pun diujung tanduk. Bagaimanakah akhir dari kisah cinta ini? Saksikan film Surga Yang Tak Dirindukan.

TRAILER :

REVIEW :

Lagi-lagi novel Asma Nadia dapat kesempatan untuk diangkat ke film. Kali ini terpilih Laudya Chyntia Bella, Fedi Nuril, Raline Shah, dan lain-lain untuk menghidupkan karakter dari novel ini. Menurut saya, film ini bagus. Yang paling bagus? Akting Bella sebagai Arini, istri pertama Pras. Buat saya, Bella sukses menampilkan sosok Arini sebagai istri pertama yang mengetahui suaminya menikah dengan wanita lain, tanpa sepengetahuannya pula. Apalagi pas adegan nangis, kayaknya menderita banget gitu. Akting Fedi Nuril, ya pas lah. Sebagai Pras, seorang laki-laki yang melakukan poligami di luar rencana. Dari akting Fedi sih saya melihatnya sosok Pras adalah sosok pria yang penuh kebimbangan. Bagaimana dia berusaha adil dengan kedua istrinya, bagaimana dia menyembunyikan pernikahan keduanya dari Arini, semuanya ditampilkan lewat ekspresi wajah Fedi yang tampak selalu berpikir. Raline Shah sebagai Mei Rose, memang gak buruk tapi saya agak mikir aja, ada gitu istri kedua yang se-nrimo ini? Tanpa tuntutan yang macem-macem, tanpa emosi yang meledak-ledak karena permintaannya kepada suami, dll. Hahahaha. Well, saya belum baca novelnya juga sih. Tapi satu hal yang cukup unik yang saya temukan, entah disesuaikan dengan tema filmnya, tapi it’s funny to notice that MD Pictures kerja sama dengan 2 produk kecantikan sekaligus. Bahkan sepertinya 2 produk ini adalah 2 sponsor utama dari film ini. Awalnya saya kaget karena Bella adalah bintang iklan dari sebuah produk kecantikan yang produknya juga ada di film ini, tapi ada produk kecantikan lain di film ini. Saya ingat, saya pernah liat promo film ini dari salah satu produk kecantikan yang mendukung film ini, saat adegan Pras dan Arini berkenalan, nama lengkap Arini terdengar dipotong. Mungkin karena di nama lengkap Arini ada nama produk kecantikan yang satu lagi. Hahaha. Itu menurut saya. Udah lama juga saya gak liat promo dari produk itu. Soundtracknya? Krisdayanti mendapat kesempatan menyanyikan lagu ciptaan Melly Goeslaw yang berjudul sama dengan filmnya. Liriknya bagus, tapi saya merasa seperti mendengar lagu Cinta Sejati di film ini. Hehehe. But overall, film ini layak ditonton. Sempat berkaca-kaca juga nontonnya. Ya karena aktingnya Bella tadi. Sampai tulisan ini dibuat, jumlah penonton Surga Yang Tak Dirindukan sudah lebih dari 1 juta penonton.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

− 2 = 5