[MOVIE REVIEW] Masih Adakah Cinta Kita

Jujur pada awalnya, saya tidak tau ada film Indonesia apa yang rilis di Kamis tanggal 16 Mei 2013, dan saya sempat surprise tiba-tiba ada 2 film  drama yang rilis : “Jangan Menangis, Sinar” dan “Masih Adakah Cinta Kita”. Bingung mau nonton yang mana, tapi akhirnya nonton yang Masih Adakah Cinta Kita.

STORYLINE :

Gilang adalah seorang playboy, akhirnya dia menikah dengan Bunga. Pasangan ini dikaruniai anak bernama Tari. Suatu hari Bunga didiagnosa menderita kanker payudara. Jadilah kondisi Bunga mulai menurun. Setelah operasi, dia menjalani kemoterapi, dan kondisinya makin memburuk. Sebagai suami, ternyata Gilang masih membutuhkan kebutuhannya. Dia pun berkenalan dengan Cindy. Perselingkuhan dimulai. Bunga pun mengetahui perselingkuhan yang dilakukan suaminya. Melihat kondisinya saat ini, Bunga pun mempersiapkan segalanya. Bahkan dia juga mempersiapkan hadiah untuk anaknya. Bagaimana kehidupan rumah tangga Gilang dan Bunga? Apakah Gilang akan bertahan merawat istrinya atau justru memilih selingkuhannya? Jawabannya ada di Masih Adakah Cinta Kita.

REVIEW :

Film ini membangkitkan kembali ingatan lama saya ketika nonton film Dream Obama. Film Dream Obama itu bikin trauma lho (dan oh my God! PH-nya Dream Obama lagi menyiapkan produksi terbarunya). Sayangnya, film ini juga memunculkan trauma, walaupun gak sebesar trauma yang timbul setelah Dream Obama. Jadi, film Masih Adakah Cinta Ini transisi antar adegannya kasar banget. Lagu latarnya lagi up banget, tau tau cut ke adegan selanjutnya yang adegan awalnya sepi. Belum lagi, mendadak di tengah film suara para pemainnya didubbing. I was like, seriously? Buat apa coba tiba-tiba suara para pemainnya berubah. Aktingnya Nadia Vega sebagai cewek yang tersiksa karena kanker cukup meyakinkan sih. Walaupun pas adegan rambut botaknya itu keliatan aneh sih. Film ini durasinya 77 menit, tapi di menit ke 40 atau 50, saya sempat bilang ke teman yang nonton bareng saya, “Kok filmnya gak habis habis sih?”. MAN! Ini durasinya cuma 77 menit lho. Gak nyampe 90 menit lho (durasi standar film bioskop). Gila! Ngebosenin banget. Sayang banget eksekusinya. Padahal, secara ide, film ini potensial lho. Pas ending juga, menurut saya itu cukup emosional, tapi karena banyak kelemahan yang terjadi dari awal film, jadi ya hampir terlupakan. Sayang sekali. Kalau PH ini akan memproduksi film berikutnya, semoga bisa lebih baik.

Sebelum terjadi pro kontra saya mau bilang, memang saya gak bisa bikin film, tapi sebagai penonton, pilihan saya ada dua : puas dan tidak puas. Kalau puas, saya akan ceritakan kenapa. Kalau tidak puas, ya akan saya ceritakan kenapa. Semoga review ini bisa memperbaiki kualitas film mendatang yang akan dihasilkan oleh PH ini. Peace! 🙂

RATES : 2 of 5 stars.

One Response to [MOVIE REVIEW] Masih Adakah Cinta Kita

  1. elen says:

    Film ini buat gue nangis dengan tiada henti :'( sedih banget. Apa betul ini diambil dari kisah nyata? Kalo memang betul tega sekali lelaki yang mengkhianati istrinya padahal istrinya sedang sakit 🙁

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

+ 38 = 44