[MOVIE REVIEW] Mantan Terindah

“Mau dikatakan apalagi.. Kita tak akan pernah satu..”

Potongan bagian awal reffrain dari lagu Mantan Terindah itu nampaknya menjadi ide utama dari film berikut, yang memang dibuat berdasarkan lagu ciptaan Yovie Widianto tersebut: Mantan Terindah.

STORYLINE:

Nada memiliki sebuah kemampuan untuk melihat masa depan. Melihat kejadian yang akan terjadi pada dirinya dan orang lain. Namun kemampuan itu tidak bisa mengubah takdir. Salah satu yang disesali Nada adalah saat dia dengan kemampuannya tidak mampu menyelamatkan kakaknya. Nada pun berusaha menghilangkan kemampuannya. Namun, karena Nada tidak pernah meminta diberikan kemampuan ini, maka dia pun tidak bisa meminta kemampuan tersebut dihilangkan. Sampai dia bertemu dengan Genta (Edward Akbar), seorang musisi. Hubungan Genta dan Nada semakin dekat. Bahkan Genta sudah bertemu dengan orang tua Nada untuk meminta ijin menikahi Nada. Namun ternyata dari kemampuannya, Nada melihat Genta bukanlah masa depannya. Kira-kira seperti apa bayangan yang dilihat Nada? Saksikan film MANTAN TERINDAH!

REVIEW :

Karena judulnya saja sudah Mantan Terindah, berarti sudah cukup jelas ya film ini tentang sepasang manusia yang tidak bisa bersatu. Yang jadi topik utamanya adalah kenapa bisa menjadi mantan terindah, apa saja yang terjadi saat mereka berhubungan, momen apa saja yang tercipta saat berdua, dll. Nah, Karina Salim dan Edward Akbar didapuk sebagai pemeran utama film drama ini. Saya suka akting dari Karina Salim saat di Don’t Talk Love dan Pintu Harmonika. Pun begitu dengan Edward Akbar. Saat berakting di Runaway. Di film ini entah kenapa saya kurang merasakan sisi romantis dari film ini. Mungkin saya agak berekspektasi dengan cerita filmnya. Bayangan saya, ketika bercerita tentang mantan terindah, berarti cerita filmnya ya menceritakan indah-indahnya hubungan mereka. Tapi justru itu yang tidak saya dapatkan di film ini. Agak kaget juga tiba-tiba ada footage konser Irreplaceable di film ini. Ya mungkin itu menggambarkan kalau karir Genta sebagai musisi sudah sukses. Jadi dinyanyikan Raisa. Tapi nampaknya usaha PH ini mengembangkan lagu menjdi sebuah film perlu diapresiasi. Nice try.

RATES : 2 of 5 stars

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

− 2 = 5