[MOVIE REVIEW] Hijrah Cinta

Saya adalah penyuka biografi, baik itu dalam bentuk buku ataupun film. Film yang satu ini juga termasuk film biografi : HIJRAH CINTA.

hijrah

STORYLINE :

Jefri Al-Buchori, sebelum mengenalnya sebagai seorang ustad, ternyata beliau sempat menjadi seorang aktor. Namun karirnya sebagai aktor tidak mendapat dukungan dari sang ayah. Dan ternyata gaya hidup Jefri pun tidak bisa dibilang baik, karena dia adalah seorang pecandu narkoba. Sampai suatu hari Jefri melihat Pipik, seorang model yang sedang naik daun. Saat itu Pipik benar-benar dijaga oleh sahabat-sahabatnya supaya tidak berinteraksi dengan Jefri. Karena sahabatnya tau kalau Jefri bukan orang yang baik, walaupun Pipik sebenarnya mengidolakan sosok Jefri. Kalau sudah saling suka, apa mau dikata, Jefri dan Pipik pun semakin dekat. Dan Umi, ibunda Jefri, meminta mereka untuk segera meresmikan hubungan. Padahal saat itu Jefri masih belum punya penghasilan tetap dan masih menjadi seorang pemakai. Hingga akhirnya Pipik pun merawat Jefri supaya bisa lepas dari ketergantungan dan Jefri pun mulai berusaha untuk menghidupi keluarganya. Jefri pun mendapatkan tawaran dari kakaknya untuk mengisi khotbah di mesjid. Dari situ, Jefri mulai sering mengisi khotbah. Hingga dia pun dikenang sebagai seorang ustad terkenal. Lengkapnya mengenai lika-liku hidup Jefri Al-Buchori bisa ditonton dalam film Hijrah Cinta!

TRAILER :

[youtuber youtube=’http://www.youtube.com/watch?v=QXwTbri2ue0′]

REVIEW :

Film ini cukup lengkap menceritakan kehidupan alm. Uje. Saya pribadi sebagai orang awam yang tidak mengenal sosok Uje merasa film ini cukup menjelaskan bagaimana sosok Uje sebelum terkenal bahkan hingga di hari terakhirnya. Dan film ini ada beberapa adegan yang sukses memancing air mata dan saat saya nonton, sepertinya hampir satu studio sesenggukan. Terdengar dari suaranya. Hahaha. Itu artinya, akting dari para pemainnya sukses. Alfie Alfandy cukup berhasil menghidupkan sosok Uje. Saya ingat pernah menginterview Alfie di film sebelumnya dimana dia menjadi anak sekolahan, dan disini dia menjadi sosok yang berwibawa. Perubahan yang oke. Revalina sebagai Pipik juga berhasil. Emosinya dapet. Ditambah dengan music score dari film ini yang semakin membangun emosi film. Seingat saya, ada 3 adegan yang sukses membuat saya berkaca-kaca. Film ini bagus!

RATES : 3.5 of 5 stars.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

+ 80 = 90