[MOVIE REVIEW] Danau Hitam

Tidak terasa film Jelangkung sudah tayang di bioskop sekitar 13 tahun lalu, berkat kerjasama Rizal Mantovani dan Jose Purnomo. Merayakan 13 tahun film tersebut, Jose Purnomo merilis film Danau Hitam.

IMG_20141204_190659

STORYLINE :

Lima sahabat, Andrean, Keyla, Boy, Audi, dan Joni, berlibur ke sebuah tempat yang menyajikan pemandangan sebuah danau luas yang indah. Saat mereka menyelam di danau tersebut, mereka menemukan sebuah peti yang digembok. Mereka pun berusaha untuk mengangkat peti tersebut. Ternyata setelah berhasil mengangkat peti tersebut, mereka malah dihantui macam-macam. Apalagi setelah mereka menemukan sebuah rumah kosong di tengah hutan. Apa yang menjadi penyebab teror makhluk halus ini? Adakah hubungannya dengan peti yang mereka temukan di dalam danau? Dan apakah mereka bisa selamat dari teror ini? Temukan jawabannya di film DANAU HITAM.

TRAILER :

REVIEW :

Saat pertama melihat trailer dari film ini, oke, film ini bukan film horor paket paha dan dada. Berarti Jose masih pada jalurnya, menyajikan film horor berdasarkan urban legend. Walaupun sebenarnya saya agak ragu-ragu menontonnya karena di film sebelumnya Oo Nina Bobo, ada sesuatu yang kurang yang membuat film itu agak nanggung. Tapi ya saya memutuskan untuk tetap menonton. Beberapa saat sebelum saya nonton, saya dapat cerita kalau film ini dibuat tanpa skrip. Jadi hanya bermodalkan brief yang diberikan sebelum syuting. Terlepas benar atau tidak kabar tersebut, saya jadi poin untuk menilai film ini, yaitu chemistry pemain. Jadi gimana chemistry-nya? Mmmm.. Sebagai sebuah kelompok sahabat, mereka sih terlihat akrab. Maria Selena yang menurut saya masih nampak kurang natural berakting. Mungkin faktor jam terbang. Tidak tau juga ya. Daniel Topan berusaha menampilkan joke di film ini yang sayangnya kurang berhasil di saya. Nampaknya memang mereka tampil agak baik kalau sama-sama dalam satu frame. Sisi horornya gimana? Sebenarnya formula yang ditampilkan juga masih 11-12 dengan film yang dibuat Jose 13 tahun lalu. Sekelompok orang, ke tempat kosong, lalu di teror. Saya merasa sih penceritaan asal usul hantu ini masih kurang detil. Tapi setidaknya, film  horor ini dibuat dengan niat lah tanpa paket dada dan paha.

RATES : 2 of 5 stars

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

+ 3 = 6