[MOVIE REVIEW] Bajaj Bajuri The Movie

Seingat saya, di Indonesia ini sangat jarang ada film yang diangkat dari program TV. Saya berusaha mengingat apa saja film yang diangkat dari program TV dan yang saya ingat : Dunia Lain The Movie dan Pemburu Hantu The Movie. Nah film yang satu ini, diangkat dari sebuah sitkom sukses dari salah satu TV di Indonesia : Bajaj Bajuri The Movie.

STORYLINE :

Ahmad Bajuri alias Bajuri adalah seorang supir bajaj. Bajuri tinggal bersama istrinya Oneng, ibu mertuanya yang sangat dia takuti yang biasa dia panggil Emak, dan Soleh. Selain itu Bajuri juga bertetangga dengan Ucup, Mpok Hindun, Mpok Minah, Ibu RT, dll. Sebenarnya Bajuri sedang mengurus masalah tanah warisan yang agak bermasalah di pengadilan. Beruntung, Bajuri berhasil memenangkan kasus itu dan tanah warisan itu jatuh ke tangannya. Dia pun langsung menjual tanah itu dan memiliki banyak uang. Ternyata, efek dari penjualan tanah itu berbuntut panjang. Si Emak mengira uang itu akan dipakai Bajuri untuk kawin lagi, seperti yang dia alami dulu dengan suaminya. Oneng pun percaya apa yang dikatakan Emak. Sementara itu, Bajuri jadi incaran sekelompok mafia yang menginginkan uang hasil penjualan tanah tersebut. Mafia tersebut bahkan menculik Emak dan Oneng demi mendapatkan uang tersebut. Bagaimanakah petualangan Bajuri dalam melindungi uang hasil penjualan tanahnya? Saksikan petualangannya di film Bajaj Bajuri The Movie.

TRAILER :

[youtuber youtube=’http://www.youtube.com/watch?v=mSc8SeZfUFo’]

REVIEW :

Tidak bisa dipungkiri bahwa serial TV Bajaj Bajuri adalah sebuah fenomena. Hampir seluruh karakter di serial ini membekas di ingatan penonton. Sayangnya, kesuksesan serial ini sudah beberapa tahun lalu. Buat saya pribadi, ketika tahu serial TV ini akan difilmkan dan tau bahwa seluruh karakter utama di film ini sama sekali berbeda dengan versi TV-nya, saya sempat mengernyitkan dahi. Imej Bajuri, Oneng, Emak, Ucup sangat sukses dihidupkan oleh Mat Solar, Rieke Diah Pitaloka, Nani Wijaya, serta Fanny Fadilah. Tidak bisa bohong, ketakjuban saya yang paling utama adalah karakter Bajuri. Dalam bayangan saya, sosok Bajuri adalah yang seperti Mat Solar. Ketika di film diperankan oleh Ricky Harun, jujur saya sempat pesimis. Tapi rasa pesimis harus dijawab dengan menonton filmnya langsung. Film ini cukup berhasil membuat saya tertawa. Menghibur. Dan Ricky Harun sebagai Bajuri cukup berhasil menghibur, walaupun Ricky masih agak kemudaan untuk sosok Bajuri. Setelah sukses menghidupkan karakter psikopat di film Aku Cinta Kamu, Eriska Rein kali ini sukses menghidupkan karakter Oneng. Kepolosan Oneng berhasil membuat gregetan dan tersenyum. Kalau Meriam Bellina jangan ditanya, dia berhasil membuat saya lupa bahwa dulu Emak diperankan oleh Nani Wijaya. Mbak Mer sukses menghidupkan karakter Emak. Eh tapi kayaknya untuk versi film ini, karakter Bajuri, Oneng, dan Emak dibuat lebih muda dibandingkan versi serial TV-nya ya? Namun sayangnya karakter warga yang lain agak kurang tereksplor, seperti Mpok Minah, Mpok Hindun, dan Ibu RT. Saya sempat berpikir, ini Mpok siapa, itu siapa, dll. Tapi film ini bisa dijadikan hiburan untuk libur Lebaran kali ini.

RATES : 3 of 5 stars.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

48 − 38 =