[MOVIE REVIEW] San Andreas

Selain film horor, nampaknya film bertema bencana yang menjanjikan sejumlah efek film yang canggih cukup sukses membuat penasaran. Kali ini, film bertema bencana datang dari film berjudul San Andreas.

217249

STORYLINE :

Kota California diguncang gempa bumi maha dahsyat. Gempa bumi terkuat yang pernah terjadi di dunia, sebesar 9,6 SR. Kejadian ini bukan tanpa alasan. Rupanya ada sebuah patahan bernama San Andreas yang mengancam keadaan beberapa wilayah di Amerika Serikat, terutama di California. Dan ancaman tersebut datang. Seorang ilmuwan berusaha memberi tahu seluruh warga Amerika untuk segera pindah ke tempat yang lebih aman. Di sisi lain, seorang pilot helikopter yang bekerja sebagai tim penyelamat berusaha menyelamatkan mantan istrinya dan putri mereka yang lokasinya terpencar-pencar. Seberapa parah gempa bumi ini merusak kota California? Apakah semua warga berhasil menyelamatkan diri ataupun menyelamatkan keluarga mereka? Saksikan SAN ANDREAS!

TRAILER :

REVIEW :

Dari sisi cerita, film ini bagus. Drama yang dimunculkan dalam film ini juga menarik. Tidak terlalu berlebihan. Mulai dari bagaimana si ilmuwan berusaha memberi tahu warga Amerika untuk menyelematkan diri, bagaimana si pilot menyelamatkan anggota keluarganya, hingga film ini berakhir. Semuanya pas. Dengan ending film yang seperti itu, ya itu sudah cukup. Tidak perlu diperpanjang lagi. Kalau dibandingkan, saya lebih suka film ini daripada film 2012 yang memiliki tema serupa. Beberapa efek film ada yang terasa kurang nyata sih, tapi ketolong dengan eksekusi akting dan cerita film ini. Sempat berpikir sih, apa jadinya kalau terjadi gempa bumi sekuat itu. Penggambaran suasana masyarakat yang panik untuk menyelamatkan diri rasanya pas. Film ini layak ditonton.

RATES : 3.5 of 5 stars

One Response to [MOVIE REVIEW] San Andreas

  1. Akarui Cha says:

    Ada satu scene dimana ilmuan muda yang tadinya berada di dalam lorong bendungan, merasakan gempa hebat, hampir berhasil menyelamatkan diri tapi karena menolong gadis kecil malah jadi korban.

    Di scene ini, saya benar benar menghela napas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

71 + = 77