[MOVIE REVIEW] Dallas Buyers Club

Saya tau film ini setelah gelaran Golden Globes selesai dan kedua pemain film ini, Matthew McConaughey dan Jared Leto masing-masing mendapat penghargaan. Saya pun penasaran dengan film ini.

STORYLINE :

Mengambil setting di tahun 1980an, adalah seorang pemain rodeo banteng bernama RON yang kehidupannya cukup bebas. Dia akrab dengan narkoba, free sex, judi, dll. Hingga suatu saat, Ron didiagnosis terkena HIV/AIDS. Ron yang seorang homophobic tidak terima dengan vonis tersebut, karena penyakit HIV/AIDS adalah penyakit yang menyerang kaum homoseksual. Dokter juga memvonis kalau umurnya tidak lama lagi. Dia pun mencari tau sendiri bagaimana cara menyembuhkan diri dari HIV/AIDS, dan akhirnya menemukan sebuah obat yang masih ilegal namun memang mampu memperpanjang hidupnya. Ron pun memanfaatkan hal ini sebagai peluang bisnis. Dibantu oleh kenalan barunya, Rayon, seorang transeksual, Ron pun menjalankan Dallas Buyers Club. Akankah Ron mampu bertahan dari penyakit HIV/AIDS-nya? Bagaimana pula Ron menghadapi masalah hukum terkait obat ilegal yang dijualnya? Saksikan DALLAS BUYERS CLUB!

 REVIEW :

Saya sama sekali nggak menyesal nonton film ini. Karena film ini memberikan pandangan baru terhadap HIV/AIDS. Bagaimana para penderita berupaya bertahan, bagaimana para dokter membantu pasiennya, bagaimana penyakit ini menggerogoti pasiennya, dll. Film ini memberikan hal tersebut. Sebagai awam sih, ya buat saya ini pengetahuan baru. Nggak tau kalau di dunia kedokteran aslinya. Dan saat melihat Matthew McConaughey muncul di film ini, saya takjub se-takjub takjub-nya. GILA! Badannya bisa berubah jadi kurus kering gitu. Ditambah lagi dengan Jared Leto yang berperan sebagai Rayon. WOW! They both did really great! Rasanya nggak heran Golden Globe memberikan mereka penghargaan. Setelah nonton film ini, saya menjagokan mereka di bursa Oscars dan ternyata mereka berdua sukses membawa pulang piala tersebut. Jennifer Garner sepertinya cukup sebagai pemanis film ini. Biar filmnya tidak terlalu “keras”. Film ini layak untuk ditonton. 🙂

 RATES : 4 of 5 stars.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

+ 10 = 12