[MOVIE REVIEW] 9 Summers 10 Autumns

Film ini adalah satu film yang (lagi-lagi) diangkat dari sebuah novel karangan Iwan Setyawan. Sayangnya (atau mungkin untungnya) saya belum membaca novelnya. Tapi hal itu jadi bikin saya tidak ekspetasi terlalu tinggi tentang filmnya.

STORYLINE :

Sebuah keluarga di daerah Batu, Malang, baru saja dikaruniai seorang bayi laki-laki yang kemudian mereka beri nama Iwan dan nama panggilannya adalah Bayek. Putra tersebut adalah putra pertama dan satu-satunya. Sebelumnya, keluarga ini telah memiliki dua orang putri, dan setelah Iwan lahir, mereka dikaruniai 2 putri lagi. Beranjak dewasa, Iwan malah cenderung lebih dekat dengan ibunya daripada bapaknya. Sang Bapak marah dengan sifat manja Iwan, karena dia menaruh harapan besar ke Iwan. Padahal, prestasi Iwan di sekolah termasuk yang baik. Sampai akhirnya Iwan diterima kuliah di Bogor dan kemudian melanjutkan bekerja di Jakarta hingga NEW YORK! Dan sepanjang kuliah hingga bekerja, Iwan belum pernah kembali ke Batu, Malang. Hingga akhirnya, Iwan dihadapkan pada pilihan untuk kembali ke kampung halamannya atau terus mengejar mimpi masa kecilnya : tidak ingin jadi orang miskin. Saksikan kisah hidup Iwan Setyawan dalam 9 Summers 10 Autumns!

REVIEW :

Secara konsep cerita, well, film ini adalah another success story movie. Perjuangan seseorang dari yang hidupnya susah hingga akhirnya mimpinya sudah ada di dalam jangkauan tangannya. Tapi buat saya, yang membuat film ini bagus adalah settingnya. MAN! Saya suka banget sama New York. Dan di film ini, tidak ada ketimpangan gambar antara adegan yang diambil di Indonesia dengan adegan yang diambil di New York. Karena biasanya, akan ada perbedaan kualitas gambar antara gambar yang diambil di Indonesia dengan gambar yang diambil di luar negeri. Seingat saya, hal ini terjadi beberapa kali di film Indonesia. But anyway, akting Ihsan sebagai Iwan tergolong sukses, dengan mimik muka dan gestur yang dilakukannya di film ini, menurut saya dia berhasil —btw, ini pertama kalinya saya nonton filmnya Ihsan. Alex Komang juga sebagai bapak juga bagus, Dewi Irawan …. lagi-lagi menjadi ibu dan lagi-lagi berhasil. Great job untuk para pemain dan kru film ini! 🙂

RATES : 3.75 of 5 stars.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

44 + = 45