[BOOK REVIEW] The Not-So-Amazing Life of @aMrazing

Pernah merasa kalau hidup yang sekarang ini dijalani adalah sebuah kehidupan yang membosankan, tidak ada tantangan, tidak menyenangkan? Atau mungkin ada yang menganggap hidupnya adalah sebuah beban tidak berkesudahan atau bahkan menganggapnya sebagai musibah? Semoga tidak ada ya. Semoga. Jika ada yang menganggap hidupnya sedemikian menyedihkan, mungkin perlu membaca buku “The Not-So-Amazing Life of @aMrazing” (TNSALOA) milik Alexander Thian.

Okay, sebelum membahas bukunya, jika membicarakan sang penulis yang bernama Alexander Thian alias Alex alias @aMrazing atau saya memanggilnya dengan sebutan Kak Alex — walaupun saya belum pernah ketemu langsung dengannya, sepertinya tidak akan lepas dari yang namanya twitter. Yes. Alex bisa dibilang seorang yang cukup berpengaruh di twitter, dan jujur, saya adalah salah satu orang yang berhasil dipengaruhi oleh twit-twitnya. Termasuk berhasil mempengaruhi saya, berhasil memantik hasrat kepo saya untuk membeli buku ini dan mencari jawaban what’s so amazing about this TNSALOA book.

TNSALOA

Buku TNSALOA ini menceritakan kehidupan Alex saat menjadi seorang penjaga counter HP. Di situlah Alex bertemu dengan berbagai macam wajah, sifat, perilaku konsumen. Ada yang konsumen yang punya bau mulut lah, konsumen remaja yang selalu ingin menjadi trendi, ada konsumen yang seorang anggota DPR, bahkan Pinkan Mambo pun pernah menjadi konsumen dari counter HP Alex. Berhadapan dengan konsumen yang saya sebutkan barusan, mungkin buat Alex termasuk dalam kategori menyebalkan dan memalukan, tapi di buku ini, Alex justru membuat pengalaman yang menyebalkan dan memalukan tadi menjadi sebuah cerita yang bisa mengundang senyum bahkan tawa. Buku ini tapi tidak sepenuhnya berisi cerita komedi. Alex juga menyisipkan cerita-cerita menyentuh. Jadi, siap-siap untuk mbrebes mili dan tersentuh di bab “Dummy Seharga 2 Juta”, atau siap-siap untuk ikut kagum bersama Alex dengan seseorang bernama Mas Bambang di bab “Don’t Judge The Heart by the Look” yang memiliki banyak sekali kata-kata bagus yang bisa dijadikan quote harian. Atau ingin tahu bagaimana Alex menggagalkan sebuah pernikahan — for good? Cerita itu ada di bab paling akhir, yaitu “Jujur Itu Mahal”. Ah! Tapi semua cerita di buku ini memang menarik untuk dibaca kok.

Over all, kita memang diajak untuk menikmati kehidupan dari seorang Alexander Thian. Menurut saya, dia cukup beruntung bisa bertemu dengan berbagai macam karakter orang. Saya sangat menikmati membaca buku ini dan sama sekali tidak menyesal pernah membeli buku ini. Sama sekali tidak. Terlebih lagi, buku ini spesial buat saya, karena buku ini adalah buku pertama — bahkan barang pertama, yang saya beli secara online. Sebelumnya saya memiliki ketakutan tersendiri dalam berbelanja online. Saya mengistilahkannya sebagai faktor trust. Saya benar-benar selektif untuk memastikan saya tidak belanja di tempat yang salah. Disamping itu, buku ini spesial buat saya karena saya bisa menyelesaikan membacanya dalam waktu kurang dari 24 jam. Buat saya itu rekor. Hahaha.

Setelah membaca buku ini, saya menganggap bahwa hidup itu bisa kok dibuat menyenangkan, semenyebalkan apapun itu. Di buku ini Alex juga menceritakan kekesalannya terhadap konsumen, sebalnya dia dengan manajer mall tempat konternya, tapi Alex bisa mengemasnya sedemikian rupa sehingga orang-orang pun — atau mungkin saya saja, menganggap kalau Alex’s life is such a bless. Betapa beruntung Alex bisa bertemu berbagai macam karakter orang. Dengan begitu, dia bisa mempelajari karakter orang, menilai sifat orang, atau langsung men-judge sifat orang. Tapi disitu serunya bukan? Seperti kalimat yang ditulis Alex dalam buku ini :

Mungkin salah satu kerjaan yang paling enak adalah nge-judge orang lain. Everybody judges everbody. (@aMrazing, hal 111).

Tapi buku ini memang saya rekomendasikan untuk dibaca. Bahasa yang digunakan benar-benar simple jadi sangat mudah untuk dipahami. Kalau kamu juga tergolong orang yang suka meributkan yang tak penting, menyepelekan yang penting, maka kamu perlu membaca buku ini. 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

53 − = 52