[BOOK REVIEW] Krisdayanti – My Life, My Secret

Sudah hari ke-13 dari #AgustusMenulis. Hampir 2 minggu berjalan dan sejauh ini selalu ada bahan untuk ditulis. Kali ini, saya kembali menulis review untuk sebuah buku yang menceritakan perjalanan salah seorang diva musik Indonesia, Krisdayanti (KD). Buku ini berjudul : Catatan Hati Krisdayanti – My Life, My Secret.

Sebelum membaca buku ini, jujur, saya menganggap KD sebagai sosok yang sempurna, glamour, mewah, dan memiliki segala keindahan dan kenikmatan duniawi. Saya sempat berpikir, apa yang kurang dari seorang KD? Apa yang belum dimiliki oleh KD dalam hidupnya? Semua pertanyaan itu perlahan terjawab dalam lembar demi lembar buku ini.

MyLifeMySecret

Setidaknya ada 8 bab dalam buku ini, mulai dari kehidupan KD dengan Mama dan Yuni Shara saat masih di Malang dan mulai meretas karir di Jakarta, perjuangan KD saat berusaha masuk ke industri musik Indonesia, hubungan KD dengan Anang, bab khusus tentang DI3VA, sampai kehidupan personal dari KD yang melakukan operasi plastik dan pernah terjerat dalam narkoba (!), hingga keinginan KD untuk melakukan me time.

Buku ini menjadi salah satu favorit saya dan cukup sering saya baca berulang-ulang. Hampir semua bab menjadi favorit saya, tapi yang cukup sering saya baca adalah “DI3VA Mata Rantai Hati”. Bagian ini menjelaskan bagaimana konser spektakuler “Tiga Diva” di awal tahun 2006 bisa terselenggara, bagaimana persahabatan KD, Ruth Sahanaya, Titi DJ dan partnership mereka dengan Erwin Gutawa dan Jay Subijakto yang sayang sekali harus selesai. Bab ini seolah menjadi side baru dalam melihat konflik yang terjadi antara DI3VA dengan Erwin dan Jay, yang saya pribadi sangat menyayangkan perpecahan ini harus terjadi. Jangan lupakan juga pengakuan KD yang melakukan operasi plastik di bab “Muka Kedua” dan juga pernah terjerat dalam narkoba di bab “Bayangan Gelap di Tahun yang Cerah”. Kedua bab yang saya sebut barusan sukses membuat saya speechless. Silakan baca sendiri. :p

Semua bab di buku ini seperti yang saya katakan sebelumnya, dikemas secara sempurna. Tentu saja, credit kepada sang penulis, mbak Alberthine Endah yang bisa membuat buku ini menjadi enak untuk dibaca dan saya sebagai pembaca merasa ikut berada dalam kehidupan KD. Buku dengan tebal lebih dari 360 halaman ini juga dilengkapi dengan foto-foto indah hasil koleksi pribadi KD dan Anang serta hasil bidikan jitu Dio Hilaul dan beberapa dari koleksi lainnya. Ditambah lagi, buku ini memiliki banyak sekali (sekali lagi : BANYAK SEKALI) kata-kata indah yang bagus untuk dijadikan quotes! Saya akan tulis beberapa diantaranya :

“Percaya sama aku, Yanti. Sekali saja kita lepas dari rasa takut pada agama, kita akan bablas. (Anang, hal. 147)

Dalam hidup, kita harus bersiap untuk sesuatu yang tak pernah dan tak mau kita bayangkan. (KD, hal 29)

Menghayati diri sebagai “orang yang belum sukses” akan melahirkan banyak kreativitas yang akan mendorong kita ke puncak yang lebih tinggi lagi, dibanding jika kita merasa sudah sukses. (KD, hal 105)

Dan masih banyak kalimat-kalimat indah lainnya yang bisa dibaca dalam buku ini yang menurut saya bisa dijadikan kata-kata mutiara ataupun kata-kata penyemangat. Rasanya tidak salah jika buku ini memberikan label “Pengakuan Sensasional Yang Menyentak” di halaman cover-nya. Saya sendiri saat menutup halaman terakhir buku ini juga cukup tersentak dengan segala cerita di buku ini. KD cukup berani menceritakan kehidupan pribadinya secara gamblang dan ini membuat saya kagum. This is her life, this is her secret. This is KD’s life on Catatan Hati Krisdayanti. Rasanya saya harus setuju dengan testimoni yang diberikan Melly Goeslaw tentang buku ini, “Hanya orang-orang yang ‘tidak pernah salah’ yang tak pantas membaca buku ini.” Saya pribadi punya banyak kesalahan, jadi saya merasa pantas membaca buku ini. 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

7 + 3 =