[MOVIE REVIEW] Dilan 1990

Banyak cara yang bisa dilakukan oleh seseorang saat dia sedang jatuh cinta. Beda usia, mungkin beda cara juga buat nunjukkin perasaannya. Apa yang dilakukan oleh Dilan dan Milea, dua pelajar SMA untuk menunjukkan perasaannya masing-masing?

STORYLINE :

Milea adalah seorang siswi pindahan di sebuah SMA di Bandung. Belum lama dia pindah, dia sudah “diganggu” oleh seorang murid cowok yang memberikan ramalan kalau mereka akan bertemu lagi di kantin. Belakangan Milea tau nama siswa peramal ini adalah Dilan. Untuk teman sekolahnya yang lain, Dilan dikenal sebagai murid bengal dan sering dihukum guru BP, ditambah lagi Dilan juga dikenal sebagai “panglima perang” tawuran antar sekolah. Namun begitu, Dilan terus melancarkan banyak cara supaya bisa dekat dengan Milea. Mulai dari dari datang ke rumahnya, ketemu orang tuanya, menghubunginya ke rumah, sampai ikut pulang naik angkot dan menjanjikan bakal menjaga Milea. Hal ini membuat Milea seperti berada di langit ketujuh sampai akhirnya Milea mulai punya perasaan kepada Dilan. Baik Dilan dan Milea pun mulai memberikan aturan satu sama lain. Seperti apakah kisah cinta Dilan dan Milea? Saksikan dalam film Dilan 1990.

TRAILER :

 

KESAN :

Mungkin saya termasuk dalam kelompok yang sempat ragu dengan proyek film ini dilihat dari jajaran pemainnya. Untungnya, saya masih punya keinginan untuk nonton film ini. Dan selamat untuk film Dilan 1990 dan para pemain dan kru film ini yang berhasil mengubah rasa ragu saya sebelumnya jadi suka sama film ini. Buat saya yang sudah umur 28 tahun, mungkin dialog yang dikasih Dilan dan Milea kesannya cheesy banget, tapi selama nonton, saya merasa jadi SMA lagi saat nonton film yang diangkat dari novel Pidibaiq ini. Ada juga sih pas nonton film ini rasanya kayak kebanyakan dialog yang cheesy kayak rayuan-rayuannya Dilan dan kode-kodenya Milea. Tapi ya namanya juga film remaja ya. Mungkin ya kayak gitu obrolannya kalo anak sekolah pacaran di zaman 1990an. Tapi credit harus diberikan kepada Vanesha Prescilia yang berhasil menghidupkan karakter Milea dengan baik. Untuk Iqbaal, dalam Dilan yang agak beda antara yang di buku dan di fim, dia juga tampil baik. Saya pun akhirnya ikut senang, kalo film ini berhasil dapat 1 juta penonton lebih dalam waktu kurang dari seminggu penayangan. Prediksi saya sih, film ini bisa dapet 3 juta penonton. Lebih juga gak apa-apa. Hehehe.

RATES : 3.5 of 5 stars

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

57 − = 49